Perfect Love Vidio Original Series, Karena Cinta Tak Selalu dengan Logika

Berawal dari iseng dan ingin nonton film yang ringan-ringan tapi menarik, saya tertuju pada sebuah original series dari vidio.com. Series ini judulnya, Perfect Love dan diperankan oleh: Refal Hady, Aci Resti, Jourdy Pranata, Yoriko Angeline, dan UN1TY. Saat pertama kali menulis ini, filmnya masih berjalan season-1 sampai episode ke-2 dan masih bersambung.

Saat mencoba untuk menikmati film series ini, saya suka senyum-senyum sendiri. Ceritanya membawa ke masa lalu di mana masih jadi pelajar SMA atau mahasiswa baru di kampus. Hahaha. Serius, deh! Ringan banget ceritanya tapi bisa kita nikmati lah sebagai anak muda. Cocok ditonton saat lagi stress, pengen hiburan yang ringan, tapi sweet. Wkwkwkw. Banyak juga hal-hal kocak yang dibawakan sama pemeran-pemeran di film ini.

Well, saya ceritain sedikit ya kisah dari film Perfect Love ini. Siapa tahu kamu pun juga jadi tertarik nonton dan menunggu-nunggu episode selanjutnya.

Kisah Tasya, Mahasiswi Sederhana di Kampus Nusantara

Tasya, seorang anak mahasiswa baru di Kampus Universitas Nusantara. Tasya bukan tipe cewek kebanyakan. Ia cenderung kurang percaya diri dengan dirinya sendiri dan sering kali merasa rendah diri. Penampilanya cenderung polos dan apa adanya. No make up dan penampilannya sangat sederhana.

Bahkan ya, pernah dalam satu episode, si Tasya ini ke kampus dengan penampilan yang menurut saya agak lucu sih. Dia pake celana mirip piyama dan atasannya semacam kemeja. Beda banget dengan mahasiswi-mahasiswi lainnya di kampus tersebut.

Pada saat pembentukan kelompok tugas kuliah, tidak ada yang mau satu kelompok dengan Tasya, kecuali Dini dan Nendra. Akhirnya karena pembentukan kelompok tersebut, mereka pun jadi bersahabat.

Dini dan Nendra tipe orang yang apa adanya serta tidak melihat orang dari aspek fisik atau penampilan semata. Dini yang berbadan besar tapi hobi dance dan Nendra yang uni dengan karakternya sendiri.

Dalam satu kesempatan, Tasya bertemu dengan Bagir, kakak angkatannya yang merupakan seorang Ketua BEM dan Ketua UKM Fotografi di kampus. Waktu itu ada segerombolan kakak kelas yang mau bully Tasya sebagai mahasiswi baru. Dengan sangat gentle, Bagir pun membentak mereka untuk tidak melakukan bullying dan langsung membela Tasya.

Dari satu kesempatan tersebut, Tasya pun kagum pada Bagir. Diam-diam, ternyata Bagir yang ganteng dan jadi idola para cewek-cewek di kampus pun terlihat menyukai Tasya. Dari beberapa momen yang ada di kampus, akhirnya mereka pun berteman dengan baik.

Tasya sempat ragu dan juga bingung, mengapa Bagir sebaik itu padanya padahal teman-teman yang lain tidak menerimanya dengan mudah.

Sayangnya, tidak semudah dan selancar itu kisah perjalanan dan perasaan Tasya dan Bagir. Walaupun mereka belum jadian ya, pasti ada aja yang sirik. Huh!

Ada Ayana, mahasiswi cantik bak model, yang stylish dan ambisius. Ia selalu ingin jadi “Yang Paling” diantara teman-temannya. Termasuk, Ayana yang juga menyukai dan berusaha menarik perhatian Bagir.

Apakah Bagir akan melabuhkan hatinya pada Tasya yang sederhana dan cenderung “polos” atau pada Ayana yang punya penampilan bak model dan banyak disukai para lelaki? Akankah Tasya mendapatkan cintanya atau justru cinta dari orang lain yang lebih tulus dari Bagir?

Bagaimana Kisah Selanjutnya?

Gimana? Penasaran gak dengan kisah selanjutnya Tasya, Ayana, dan Bagir? Hehehe. Saya pun penasaran dan masih menunggu episode selanjutnya. So far, dari film ini cukup terhibur dan penasaran dengan series selanjutnya. Ceritanya sangat relate dengan kehidupan remaja (mahasiswa) di kampus pada umumnya. Walaupun fiksi, tapi menyenangkan untuk ditonton. Ringan dan yang pasti gak bikin stress.

Setiap hari Jumat siang, saya selalu menunggu kelanjutan dari series ini. Penasaran sih gimana ya kisah si Tasya? Karena di dalam series ini memang ada juga kisah-kisah cinta segitiganya. Perasaan campur aduk antara kocak, senang, sedih, marah, dsb.

Kalau kamu mau Nonton Perfect Love Original Series juga, check langsung di aplikasi atau web Vidio ya. Karena series ini eksklusif hanya ada di platform Vidio dan gak ada di platform lainnya. Kalau udah nonton, share juga ya biar kita bisa ngobrol bareng tentang film ini. Hehehe.

Btw, ada referensi film lainnya yang sederhana, ringan, tapi menarik seperti Perfect Love ini? Kalau ada juga, share di kolom komentar ya!

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *