MENGEMBANGKAN BISNIS DAN BERTAHAN DI TENGAH PANDEMI
Sudah hampir setengah tahun, seluruh dunia dihadapkan dengan pandemi Covid-19. Tanpa sadar, ternyata kita sudah benar-benar menghadapi dunia baru dengan segala kebiasaan dan protokol-protokol kesehatan yang mungkin sebelumnya jarang kita lakukan. Tapi sayangnya, efek pandemi gak hanya membuat kita harus menghadapi kebiasaan baru, tetapi masalah baru yang salah satunya adalah ekonomi atau finansial.
Banyak teman-teman yang bercerita bahwa dia atau suaminya harus berhenti bekerja karena perusahaan sudah tak sanggup membayar. Ada juga yang bisnisnya seakan mati dan terpaksa shifting, walaupun belum tahu bagaimana hasilnya. Sedangkan hidup harus berjalan dan membutuhkan materi untuk menyelesaikannya. Ada yang sampai nekat berbisnis dari nol dengan berbekal pencarian pinjaman modal usaha.
Saat ini, sebenarnya saya dan suami dalam kondisi yang masih aman dan penghasilan masih ada seperti biasanya. Yang berbeda, kita mulai mengencangkan ikat pinggang untuk habis-habisan menabung dana darurat, karena tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di waktu yang akan datang.
Beruntungnya, saya pernah mengikuti sebuah webinar dengan salah satu Financial Trainer yang ternama di Indonesia. Beliau membeberkan beberapa strategi agar kita bisa bertahan di tengah pandemi saat ini, yang kondisinya serba tidak pasti. Berikut beberapa ulasan yang saya ambil untuk menghadapi situasi saat ini.
Jaga Kondisi Keuangan untuk Tetap Stabil
Saya yakin pembaca blog saya saat ini rata-rata adalah usia produktif. Sebagai orang dalam usia produktif biasanya kita tidak hanya menanggung beban untuk diri sendiri atau keluarga inti, bisa saja juga harus menanggung orang tua atau bagian keluarga lainnya. Walaupun misalnya kita sudah memiliki gaji tetap, tetapi di masa pandemi seperti saat ini biasanya akan banyak sekali kebutuhan lainnya atau menanggung keluarga yang harus menghadapi masalah finansial. Jika memang harus menghadapi hal ini, tentu kita harus ikhlas dan menerimanya terlebih dahulu.
Resepnya yang saya bisa ambil adalah, kita harus bisa mengajak keluarga kita yang masih bisa produktif, untuk berusaha bersama agar beban keuangan tidak menumpuk di kita. Misalnya, kita mengajak orang tua untuk bisnis kecil-kecilan di rumah, membuat kue, masakan, menjadi reseller produk yang laku di pasaran, dsb.
Intinya, walaupun saat ini kita dalam kondisi keuangan yang baik, tapi untuk berjaga-jaga dalam masa pandemi saat ini maka jangan ragu untuk menambah kantong penghasilan dengan bisnis atau mencari pekerjaan sampingan yang masih bisa kita lakukan sendiri atau bersama keluarga.

Dengan menambah kantong penghasilan setidaknya, keuangan bisa tetap stabil dan kebutuhan hidup sehari-hari keluarga bisa tetap terpenuhi. Ini pun yang pernah saya lihat, dari kejadian seorang artist yang mengeluh jadwal manggungnya berkurang drastis dan berefek ke penghasilan. Akhirnya dia tidak ragu mengajak Ibunya di rumah untuk berbisnis membuka usaha makanan yaitu dendeng balado siap saji. Dia pun merasa senang karena dengan begitu, penghasilannya tetap mengalir.
Bukan saja dengan bisnis, kita juga bisa memberikan usaha di bidang jasa disesuaikan dengan kebutuhan pasar dan kemampuan yang kita miliki. Misalnya saja memberikan jasa content writer, design, mengelola sosial media, sebagai admin, memberikan jasa sebagai guru les online, dsb.
Menjaga keuangan tetap stabil artinya menjaga keluarga kita juga tetap sehat dan hidup layak. Sehingga, ini memperlukan kreativitas dan komitmen saja. Bagaimana? Ada yang sudah coba membuka bisnis sampingan atau menjadi side hustler?
Jika Harus Kehilangan Pekerjaan Utama
Ini hal yang memang tidak diinginkan, tapi menurut Financial Trainer yang saya ikuti webinarnya, kondisi ini tentu selalu ada jalan keluarnya. Berbisnis adalah salah satu untuk bisa bertahan hidup, jika memang kita masih sulit untuk mencari pekerjaan lainnya. Apalagi di beberapa sektor atau industri tertentu, memang sedang mengalami kesulitan.

Bagaimana seharusnya kita memulai bisnis? Beberapa resep yang disampaikan yaitu:
- Memulai bisnis dengan modal yang kita miliki, tidak harus memaksakan diri. Lakukan sesuai yang kita mampu. Jika kita hanya mampu untuk menjadi reseller, maka jalankanlah reseller terlebih dahulu. Jika mampu untuk produksi di dapur atau rumah sendiri, maka lakukankalah.
- Pilih produk atau jasa yang memang sangat dibutuhkan di saat pandemi saat ini. Beberapa usaha yang laku dipasaran misalnya, catering sehat, makanan sehat, minuman sehat, produk makanan cepat saji, baju rumahan atau daster, menjadi guru les anak online, dsb. Petakan terlebih dahulu kebutuhan pasar, agar bisnis kita masuk pada momentum yang tepat.
- Selalu ukur serta pisahkan keuangan bisnis dan kebutuhan sehari-hari, agar kita bisa memanajemen keuangan dengan baik.
- Jika memang membutuhkan modal, maka cari layanan pinjaman modal dan pinjaman usaha yang memudahkan kita dengan biaya yang juga masih masuk akal untuk kita tanggung.
Dalam kondisi saat ini, melaksanakan hal tersebut mungkin saja bukan hal yang mudah apalagi jika memang kita tidak terbiasa melakukan bisnis sebelumnya. Tetapi, kembali lagi bahwa bisnis ini bisa menjadi salah satu penyelamat di saat kita harus kehilangan pekerjaan utama dan bertahan di tengah pandemi. Lalu bagaimana dengan modal usaha? Adakah pinjaman modal yang memudahkan itu semua?
Pinjaman Modal Usaha dengan GoModal
Untuk memulai bisnis, memang tidak mudah jika kita memiliki modal yang minim. Namun jangan khawatir, sebaik-baiknya bisnis adalah bisnis yang kita mulai dan bukan ditunda-tunda. Karena dengan memulai, pada satu titik kita akan bisa untuk mengembangkannya.
Salah satu layanan pinjaman modal usaha yang bisa kalian dapatkan adalah dari GoModal. GoModal ini adalah bagian dari GoBiz yang menyediakan fasilitas pinjaman usaha hingga Rp150 juta. Jangka waktu cicilannya pun mulai dari 2-12 bulan melalui langkah yang mudah, yaitu aplikasi GoBiz.
Untuk pengajuannya, kita bisa langsung menginstall dan membuka aplikasi GoBiz dan menentukan jumlah pinjaman dan jangka waktu cicilannya. Nantinya akan ada proses verifikasi terlebih dahulu dan pencairannya kurang lebih 13 jam pada hari kerja. Cepat sekali kan? Kurang dari satu hari, kita sudah bisa mendapatkan bantuan modal usaha untuk bisnis.
Proses pembayaran cicilannya, GoModal juga memberikan berbagai pilihan yang bisa dilakukan secara harian dan langsung terdebit dari saldo GoBiz yang kita miliki. Tentu ini juga memudahkan sehingga kita tidak perlu repot-repot ditagih secara langsung dan hanya melalui aplikasi di genggaman.

Untuk bisa mendapatkan layanan pinjaman modal dari GoModal, kamu harus terdaftar terlebih dahulu sebagai mitra usaha Gojek yang sudah terintegrasi dengan layanan GoFood serta mitra usaha Gojek yang sudah lolos kualifikasi. Jadi pastikan usaha kita sudah terdaftar ya!

Itu sedikit tips dan ulasan saya dari sumber yang saya dapat serta bagaimana kalian bisa mendapatkan pinjaman modal usaha. Semoga bisa bermanfaat dan tentunya kita juga bisa tetap bertahan di tengah pandemi saat ini. Kondisi ini memang belum pasti kapan berakhir, tapi jangan lupa sebagai manusia yang bisa berpikir dan berusaha, tentunya kita bisa melakukan banyak hal agar hidup tetap berjalan dan memberi manfaat untuk sekitar. Untuk bisa bermanfaat untuk orang lain, tentunya dimulai dengan berdayanya diri kita sendiri.
Yuk, jalankan usahamu!

Sama, mbak, meski saya dan suami masih aman dari segi pendapatan tapi sudah mengencangkan ikat pinggang karena kita ga pernah tahu yang akan terjadi nanti.
Dan pasti banyak pelaku usaha yang emngalami kesulitan diantaranya di sisi permodalan. Go Modal sebagai pinjaman modal usaha akan membantu pastinya, banyak keuntungan pun mudah cara mendapatkan
Mudah-mudahan bisa terus stabil ya mbak ekonomi di keluarga. Dengan begitu kita juga bisa lebih banyak berbagi dan memutar perekonomian UMKM. Aamiin
Alhamdulillah walau pandemi, tapi peluang usaha masih terus terbuka ya, Mbak. terutama bisnis kuliner. Dan ini GoJek juga membuka jalan dengan Peminjaman modal usaha dari GoModal. Apalagi bisa dicicil harian dari Saldo, jadi sangat meringankan.
Benar mas. Mudah-mudahan bisa secepatnya membalikkan lagi ekonomi UMKM
Salut buat GoJek, ekspansi GoBiz makin luas hingga GoModal sehingga dapat membantu banyak UMKM. Memang banyak banget yang saat ini beralih mengembangkan usaha dari rumah, contohnya seperti adikku sendiri yang membuka usaha kuliner.
Mudah-mudahan bisnisnya lancar ya mbak…Seneng sih kalau liat UMKM pada maju dan berkembang 😃
Quto download bo biz nih. Keren banget program dari gojeg ya
Bener banget sih, sekarang tu kudu bisa menabung Dana darurat plus Kalo mau berbisnis harus bisa menentukan pangsa Pasar nya. Setiap kesusahan pasti ada kemudahan asal mau berusaha
Yeaa..Semangat ngumpulin dana darurat juga mbak! Hehehe
wah bagus ya ada pnjamaman modal dari gobiz jadi membantu bngt nih untuk para pelaku umkm
Pandemi gini memang bikin sebagian orang putar otak untuk beralih ke bisnis. Termasuk aku mbak. Noted buat tipsnya. Alhamdulillah kalau ada pinjaman modal kayak gini, membantu banget pastinya. Dan baru tau kalau GoModal ini bagian dari Gojek.
Baru tahu di aplikasi Gojek ada fitur GoBiz. InsyaAllah bisa banyak bantu orang-orang memulai usaha.. aamiin
Bener nih mba, saat ini harus mengencangkan ikat.pinggang demi terpenuhinya kebutuhan ekonomi. Saya pun mulai buka usaha jual sembako dan memasarkannya di tetangga2 deket.
Apapun bisa asal mau lakukan ya mbak. Semoga lancar usahanya mbak dan bisa bermanfaat juga buat sekitar
cukup dengan memijam modal usaha bisnis daro Gomodal sangat bisa membantu masyarakat yang lainnya
pandemi ini memang terasa berat ya mungkin untuk sebagian orang. Rasanya benar-benar gak terduga apalagi bakal sampai sepanjang ini dan belum usai ‘peperangan’annya huhuu.. sedih bgt liatnya kalo ada yg sampai harus kehilangan sumber pendapatan untuk keluarga 🙁 semoga semua lekas membaik dan tetap semangat untuk berusaha, karena pasti bisa 🙂
Bener mbak sedih banget sebenernya. Tapi apapun yang terjadi kita harus bangkit dan saling menguatkan. Mudah mudahan Indonesia semakin kuat ya
Wah ini jadi semacam secercah harapan untuk mereka yang ingin usaha tapi modalnya minim ya mbak. Semoga dengan adanya GoModal ini bisa membantu teman-teman dan saudara yang mau memulai usaha di rumah.
Wah Gojek makin kreatif ya dengan keluarin produk Go Modal stlah Go Life ditutup. Btw, cara terbaik untuk punya dana darurat bukan cuma nabung di bank kak, tapi juga beli asuransi plus investasi seperti manulife MiWealth Assurance. Belinya melalui aku bisa lho.. hehe numpang promosi
Duh di Cianjur sendiri tempat saya tinggal belum ada masuk gojek. Karena itu semua turunannya termasuk gomodal ga ada disini… Nunggu masuk dulu kalinya biar bisa mudah terdaftar usahanya
Wah ternyata belum masuk Cianjur ya teh. Mungkin banyak dikelola sama lokal Cianjur yaaa
waaah, baru tahu lho ada GoModal ini.
yang saya tahu dari GoBiz ini tentang jasa pengangkutannya, ternyata tuk dapatkan modal usaha pun bisa menggunakan fasilitas GoModal dari GoBiz ini ya.
benar-benar lengkap ya Super Apps yang satu ini 🙂
Waw ternyata sekarang gobiz ngeluarin go modal juga yaa… Jadi bisa ngebantu pebisnis Indonesia. Keren sih ini inovasinya
Yang sedang menjalankan usaha maupun yang baru akan memulainya bagus banget nih dengan GoBiz biar lebih simple ya
Makin banyak inovasi Go-Go an ini yaa. keren dan makin banyak membantu memudahkan masyarakat.
Ini tinggal download aplikasi gtu kah??? Wah seru ni kalo gtu…
Waah..go modal ngebantu bgt ya pas pandemi gini, moga ga smpe resesi ya mba
Alhamdulillah ya suami masih punya penghasilan. Saya juga bersyukur masih dikasih kemudahan rezeki di masa pandemi. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi yang membutuhkan.
Aamiin. Terima kasih mbak Leyla
Wah makin inovatif aja nih gonek dengan kehadiran Go Modal yang btentunya akan membantu para calon pebisnis UMKM